B. Arab

Pertanyaan

Hadist yang menerapkan pentingnya mencari ilmu

2 Jawaban


  • ﺇِﻥَّ ﻣِﻦْ ﺇِﺟْﻼَﻝِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ، ﺇِﻛْﺮِﺍﻡَ ﺍﻟْﻌِﻠْﻢِ ﻭَ ﺍﻟْﻌُﻠَﻤَﺎﺀِ ، ﻭَﺫِﻯ ﺍﻟﺸَّﻴْﺒَﺔِ ﺍﻟْﻤُﺴْﻠِﻢِ ،
    ﻭَﺇِﻛْﺮَﺍﻡَ ﺣَﻤَﻠَﺔَ ﺍﻟْﻘُﺮْﺍَﻥِ ﻭَ ﺃَﻫْﻠِﻪِ ، ﻭَ ﺇِﻛْﺮَﺍﻡَ ﺍﻟﺴُّﻠْﻄَﺎﻥِ ﺍﻟْﻤُﻘْﺴِﻂِ . ‏( ﺍﺑﻮﺩﺍﻭﺩ
    ﻭﺍﻟﻄﻮﺳﻰ )
    “Termasuk mengagungkan Allah ialah mengormati
    (memuliakan) ilmu, para ulama, orang tua yang
    muslim dan para pengemban Al-Qur’an dan ahlinya,
    serta penguasa yang adil (Abu Dawud, dan al-
    Thusiy)
    ﻣَﻦْ ﻳُﺮِﺩِ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺑِﻪِ ﺧَﻴْﺮًﺍ ﻳُﻔَﻘِّﻬْﻪُ ﻓِﻲ ﺍﻟﺪِّﻳﻦِ
    “Barangsiapa yang dikehendaki oleh Allah kebaikan,
    niscana akan difahamkan tentang urusan
    agamanya.”
    ﻣَﻦْ ﺳَﻠَﻚَ ﻃَﺮِﻳﻘًﺎ ﻳَﻄْﻠُﺐُ ﻓِﻴﻪِ ﻋِﻠْﻤًﺎ ﺳَﻠَﻚَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺑِﻪِ ﻃَﺮِﻳﻘًﺎ ﻣِﻦْ ﻃُﺮُﻕِ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ
    ، ﻭَﺇِﻥَّ ﺍﻟْﻤَﻠَﺎﺋِﻜَﺔَ ﻟَﺘَﻀَﻊُ ﺃَﺟْﻨِﺤَﺘَﻬَﺎ ﺭِﺿًﺎ ﻟِﻄَﺎﻟِﺐِ ﺍﻟْﻌِﻠْﻢِ ، ﻭَﺇِﻥَّ ﺍﻟْﻌَﺎﻟِﻢَ
    ﻟَﻴَﺴْﺘَﻐْﻔِﺮُ ﻟَﻪُ ﻣَﻦْ ﻓِﻲ ﺍﻟﺴَّﻤَﻮَﺍﺕِ ﻭَﻣَﻦْ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺄَﺭْﺽِ ﻭَﺍﻟْﺤِﻴﺘَﺎﻥُ ﻓِﻲ ﺟَﻮْﻑِ
    ﺍﻟْﻤَﺎﺀِ، ﻭَﺇِﻥَّ ﻓَﻀْﻞَ ﺍﻟْﻌَﺎﻟِﻢِ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟْﻌَﺎﺑِﺪِ ﻛَﻔَﻀْﻞِ ﺍﻟْﻘَﻤَﺮِ ﻟَﻴْﻠَﺔَ ﺍﻟْﺒَﺪْﺭِ ﻋَﻠَﻰ
    ﺳَﺎﺋِﺮِ ﺍﻟْﻜَﻮَﺍﻛِﺐِ، ﻭَﺇِﻥَّ ﺍﻟْﻌُﻠَﻤَﺎﺀَ ﻭَﺭَﺛَﺔُ ﺍﻟْﺄَﻧْﺒِﻴَﺎﺀِ ، ﻭَﺇِﻥَّ ﺍﻟْﺄَﻧْﺒِﻴَﺎﺀَ ﻟَﻢْ ﻳُﻮَﺭِّﺛُﻮﺍ ﺩِﻳﻨَﺎﺭًﺍ
    ﻭَﻟَﺎ ﺩِﺭْﻫَﻤًﺎ ﺇِﻧَّﻤَﺎ ﻭَﺭَّﺛُﻮﺍ ﺍﻟْﻌِﻠْﻢَ، ﻓَﻤَﻦْ ﺃَﺧَﺬَﻩُ ﺃَﺧَﺬَ ﺑِﺤَﻆٍّ ﻭَﺍﻓِﺮٍ
    “Barangsiapa menempuh suatu jalan dalam rangka
    mencari ilmu maka Allah akan tunjukkan baginya
    salah satu jalan dari jalan-jalan menuju ke surga.
    Sesungguhnya malaikat meletakan syap-sayap
    mereka sebagai bentuk keridhaan terhadap
    penuntut ilmu.Sesungguhnya semua yang ada di
    langit dan di bumi meminta ampun untuk seorang
    yang berilmu sampai ikan yang ada di air.
    Sesungguhnya keutamaan orang yang berilmu
    dibandingkan dengan ahli ibadah sebagaimana
    keutamaan bulan purnama terhadap semua bintang.
    Dan sesungguhnya para ulama’ adalah pewaris para
    Nabi, dan sesungguhnya mereka tidaklah
    mewariskan dinar maupun dirham, akan tetapi
    mewariskan ilmu. Barangsiapa yang mengambil
    bagian ilmu maka sungguh dia telah mengambil
    bagian yang berharga.”
    ﻋَﻦْ ﻋَﺒْﺪِ ﺍﻟﻠﻪِ ﺑْﻦِ ﻣَﺴْﻌُﻮْﺩٍ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ ﻗَﺎﻝَ : ﻗَﺎﻝَ ﺍﻟﻨَِّﺒﻲُ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ
    ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ : ﻻَﺣَﺴَﺪَ ﺇِﻻَ ﻓِﻲ ﺍﺛْﻨَﺘَﻴْﻦِ : ﺭَﺟُﻞٌ ﺃَﺗَﺎﻩُ ﺍﻟﻠﻪُ ﻣَﺎ ﻻً ﻓَﺴُِّﻠﻂَ ﻋَﻠﻰَ
    ﻫَﻠَﻜِﺘﻪِ ﻓﻲِ ﺍﻟَﺤﻖّ ِ , ﻭَ ﺭَﺟُﻞٌ ﺃَﺗَﺎﻩُ ﺍﻟﻠﻪُ ﺍﻟْﺤِﻜْﻤﺔَ ﻓَﻬُﻮَ ﻳَﻘْﻀِﻰ ِﺑﻬَﺎ ﻭَﻳُﻌَﻠِﻤُﻬَﺎ
    ‏( ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺒﺠﺎﺭﻱ )
    Dari Abdullah bin Mas’ud r.a. Nabi Muhamad pernah
    bersabda :”Janganlah ingin seperti orang lain,
    kecuali seperti dua orang ini. Pertama orang yang
    diberi Allah kekayaan berlimpah dan ia
    membelanjakannya secara benar, kedua orang yang
    diberi Allah al-Hikmah dan ia berprilaku sesuai
    dengannya dan mengajarkannya kepada orang lain
    (HR Bukhari)
    ﺇِﺫَﺍ ﻣَﺎﺕَ ﺍﻟْﺈِﻧْﺴَﺎﻥُ ﺍﻧْﻘَﻄَﻊَ ﻋَﻨْﻪُ ﻋَﻤَﻠُﻪُ ﺇِﻟَّﺎ ﻣِﻦْ ﺛَﻠَﺎﺛَﺔٍ : ﺇِﻟَّﺎ ﻣِﻦْ ﺻَﺪَﻗَﺔٍ ﺟَﺎﺭِﻳَﺔٍ،
    ﺃَﻭْ ﻋِﻠْﻢٍ ﻳُﻨْﺘَﻔَﻊُ ﺑِﻪِ، ﺃَﻭْ ﻭَﻟَﺪٍ ﺻَﺎﻟِﺢٍ ﻳَﺪْﻋُﻮ ﻟَﻪُ
    “Apabila manusia telah meninggal dunia maka
    terputuslah semua amalannya kecuali tiga amalan :
    shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak
    shalih yang mendoakan dia.” [HR. Muslim]
    ﺧَﻴْﺮُﻛُﻢْ ﻣَﻦْ ﺗَﻌَﻠَّﻢَ ﺍﻟﻘُﺮْﺁﻥَ ﻭَﻋَﻠَّﻤَﻪُ
    “Orang terbaik diantara kalian adalah orang yang
    mempelajari Al Qur’an dan mengajarkannya.”
    ﺇِﻥَّ ﻣِﻦْ ﺃَﺷَﺪِّ ﺍﻟﻨَّﺎﺱِ ﻋَﺬَﺍﺑًﺎ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ ﻋَﺎﻟِﻢٌ ﻟَﻢْ ﻳَﻨْﻔَﻌْﻪُ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺑِﻌِﻠْﻤِﻪِ .
    ‏( ﺍﻟﺒﻴﻬﻘﻲ )
    “Orang yang paling pedih siksaannya pada hari
    kiamat ialah seorang alim yang Allah menjadikan
    ilmunya tidak bermanfaat.” (al-Baihaqy)
    ﺗَﻨَﺎﺻَﺤُﻮْﺍ ﻓِﻰ ﺍﻟْﻌِﻠْﻢِ ، ﻭَﻻَ ﻳَﻜْﺘُﻢْ ﺑَﻌْﻀُﻜُﻢْ ﺑَﻌْﻀُﺎ ، ﻓَﺈِﻥَّ ﺧِﻴَﺎﻧَﺔً ﻓِﻰ ﺍﻟْﻌِﻠْﻢِ
    ﺃَﺷَﺪُّ ﻣِﻨْﺨِﻴَﺎﻧَﺔٍ ﻓِﻰ ﺍﻟْﻤَﺎﻝِ . ‏( ﺍﺑﻮ ﻧﻌﻴﻢ )
    “Saling berlakulah jujur dalam ilmu dan jangan
    saling merahasiannya. Sesungguhnya berkhianat
    dalam ilmu pengetahuan lebih berat hukumannya
    dari pada berkhianat dalam harta.” (Abu Nu’ai)
  • hadis riwayat Ibnu Abdul Barr

Pertanyaan Lainnya