Hadist yang menerapkan pentingnya mencari ilmu
B. Arab
Eriska272
Pertanyaan
Hadist yang menerapkan pentingnya mencari ilmu
2 Jawaban
-
1. Jawaban Rainy111
ﺇِﻥَّ ﻣِﻦْ ﺇِﺟْﻼَﻝِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ، ﺇِﻛْﺮِﺍﻡَ ﺍﻟْﻌِﻠْﻢِ ﻭَ ﺍﻟْﻌُﻠَﻤَﺎﺀِ ، ﻭَﺫِﻯ ﺍﻟﺸَّﻴْﺒَﺔِ ﺍﻟْﻤُﺴْﻠِﻢِ ،
ﻭَﺇِﻛْﺮَﺍﻡَ ﺣَﻤَﻠَﺔَ ﺍﻟْﻘُﺮْﺍَﻥِ ﻭَ ﺃَﻫْﻠِﻪِ ، ﻭَ ﺇِﻛْﺮَﺍﻡَ ﺍﻟﺴُّﻠْﻄَﺎﻥِ ﺍﻟْﻤُﻘْﺴِﻂِ . ( ﺍﺑﻮﺩﺍﻭﺩ
ﻭﺍﻟﻄﻮﺳﻰ )
“Termasuk mengagungkan Allah ialah mengormati
(memuliakan) ilmu, para ulama, orang tua yang
muslim dan para pengemban Al-Qur’an dan ahlinya,
serta penguasa yang adil (Abu Dawud, dan al-
Thusiy)
ﻣَﻦْ ﻳُﺮِﺩِ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺑِﻪِ ﺧَﻴْﺮًﺍ ﻳُﻔَﻘِّﻬْﻪُ ﻓِﻲ ﺍﻟﺪِّﻳﻦِ
“Barangsiapa yang dikehendaki oleh Allah kebaikan,
niscana akan difahamkan tentang urusan
agamanya.”
ﻣَﻦْ ﺳَﻠَﻚَ ﻃَﺮِﻳﻘًﺎ ﻳَﻄْﻠُﺐُ ﻓِﻴﻪِ ﻋِﻠْﻤًﺎ ﺳَﻠَﻚَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺑِﻪِ ﻃَﺮِﻳﻘًﺎ ﻣِﻦْ ﻃُﺮُﻕِ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ
، ﻭَﺇِﻥَّ ﺍﻟْﻤَﻠَﺎﺋِﻜَﺔَ ﻟَﺘَﻀَﻊُ ﺃَﺟْﻨِﺤَﺘَﻬَﺎ ﺭِﺿًﺎ ﻟِﻄَﺎﻟِﺐِ ﺍﻟْﻌِﻠْﻢِ ، ﻭَﺇِﻥَّ ﺍﻟْﻌَﺎﻟِﻢَ
ﻟَﻴَﺴْﺘَﻐْﻔِﺮُ ﻟَﻪُ ﻣَﻦْ ﻓِﻲ ﺍﻟﺴَّﻤَﻮَﺍﺕِ ﻭَﻣَﻦْ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺄَﺭْﺽِ ﻭَﺍﻟْﺤِﻴﺘَﺎﻥُ ﻓِﻲ ﺟَﻮْﻑِ
ﺍﻟْﻤَﺎﺀِ، ﻭَﺇِﻥَّ ﻓَﻀْﻞَ ﺍﻟْﻌَﺎﻟِﻢِ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟْﻌَﺎﺑِﺪِ ﻛَﻔَﻀْﻞِ ﺍﻟْﻘَﻤَﺮِ ﻟَﻴْﻠَﺔَ ﺍﻟْﺒَﺪْﺭِ ﻋَﻠَﻰ
ﺳَﺎﺋِﺮِ ﺍﻟْﻜَﻮَﺍﻛِﺐِ، ﻭَﺇِﻥَّ ﺍﻟْﻌُﻠَﻤَﺎﺀَ ﻭَﺭَﺛَﺔُ ﺍﻟْﺄَﻧْﺒِﻴَﺎﺀِ ، ﻭَﺇِﻥَّ ﺍﻟْﺄَﻧْﺒِﻴَﺎﺀَ ﻟَﻢْ ﻳُﻮَﺭِّﺛُﻮﺍ ﺩِﻳﻨَﺎﺭًﺍ
ﻭَﻟَﺎ ﺩِﺭْﻫَﻤًﺎ ﺇِﻧَّﻤَﺎ ﻭَﺭَّﺛُﻮﺍ ﺍﻟْﻌِﻠْﻢَ، ﻓَﻤَﻦْ ﺃَﺧَﺬَﻩُ ﺃَﺧَﺬَ ﺑِﺤَﻆٍّ ﻭَﺍﻓِﺮٍ
“Barangsiapa menempuh suatu jalan dalam rangka
mencari ilmu maka Allah akan tunjukkan baginya
salah satu jalan dari jalan-jalan menuju ke surga.
Sesungguhnya malaikat meletakan syap-sayap
mereka sebagai bentuk keridhaan terhadap
penuntut ilmu.Sesungguhnya semua yang ada di
langit dan di bumi meminta ampun untuk seorang
yang berilmu sampai ikan yang ada di air.
Sesungguhnya keutamaan orang yang berilmu
dibandingkan dengan ahli ibadah sebagaimana
keutamaan bulan purnama terhadap semua bintang.
Dan sesungguhnya para ulama’ adalah pewaris para
Nabi, dan sesungguhnya mereka tidaklah
mewariskan dinar maupun dirham, akan tetapi
mewariskan ilmu. Barangsiapa yang mengambil
bagian ilmu maka sungguh dia telah mengambil
bagian yang berharga.”
ﻋَﻦْ ﻋَﺒْﺪِ ﺍﻟﻠﻪِ ﺑْﻦِ ﻣَﺴْﻌُﻮْﺩٍ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ ﻗَﺎﻝَ : ﻗَﺎﻝَ ﺍﻟﻨَِّﺒﻲُ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ
ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ : ﻻَﺣَﺴَﺪَ ﺇِﻻَ ﻓِﻲ ﺍﺛْﻨَﺘَﻴْﻦِ : ﺭَﺟُﻞٌ ﺃَﺗَﺎﻩُ ﺍﻟﻠﻪُ ﻣَﺎ ﻻً ﻓَﺴُِّﻠﻂَ ﻋَﻠﻰَ
ﻫَﻠَﻜِﺘﻪِ ﻓﻲِ ﺍﻟَﺤﻖّ ِ , ﻭَ ﺭَﺟُﻞٌ ﺃَﺗَﺎﻩُ ﺍﻟﻠﻪُ ﺍﻟْﺤِﻜْﻤﺔَ ﻓَﻬُﻮَ ﻳَﻘْﻀِﻰ ِﺑﻬَﺎ ﻭَﻳُﻌَﻠِﻤُﻬَﺎ
( ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺒﺠﺎﺭﻱ )
Dari Abdullah bin Mas’ud r.a. Nabi Muhamad pernah
bersabda :”Janganlah ingin seperti orang lain,
kecuali seperti dua orang ini. Pertama orang yang
diberi Allah kekayaan berlimpah dan ia
membelanjakannya secara benar, kedua orang yang
diberi Allah al-Hikmah dan ia berprilaku sesuai
dengannya dan mengajarkannya kepada orang lain
(HR Bukhari)
ﺇِﺫَﺍ ﻣَﺎﺕَ ﺍﻟْﺈِﻧْﺴَﺎﻥُ ﺍﻧْﻘَﻄَﻊَ ﻋَﻨْﻪُ ﻋَﻤَﻠُﻪُ ﺇِﻟَّﺎ ﻣِﻦْ ﺛَﻠَﺎﺛَﺔٍ : ﺇِﻟَّﺎ ﻣِﻦْ ﺻَﺪَﻗَﺔٍ ﺟَﺎﺭِﻳَﺔٍ،
ﺃَﻭْ ﻋِﻠْﻢٍ ﻳُﻨْﺘَﻔَﻊُ ﺑِﻪِ، ﺃَﻭْ ﻭَﻟَﺪٍ ﺻَﺎﻟِﺢٍ ﻳَﺪْﻋُﻮ ﻟَﻪُ
“Apabila manusia telah meninggal dunia maka
terputuslah semua amalannya kecuali tiga amalan :
shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak
shalih yang mendoakan dia.” [HR. Muslim]
ﺧَﻴْﺮُﻛُﻢْ ﻣَﻦْ ﺗَﻌَﻠَّﻢَ ﺍﻟﻘُﺮْﺁﻥَ ﻭَﻋَﻠَّﻤَﻪُ
“Orang terbaik diantara kalian adalah orang yang
mempelajari Al Qur’an dan mengajarkannya.”
ﺇِﻥَّ ﻣِﻦْ ﺃَﺷَﺪِّ ﺍﻟﻨَّﺎﺱِ ﻋَﺬَﺍﺑًﺎ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ ﻋَﺎﻟِﻢٌ ﻟَﻢْ ﻳَﻨْﻔَﻌْﻪُ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺑِﻌِﻠْﻤِﻪِ .
( ﺍﻟﺒﻴﻬﻘﻲ )
“Orang yang paling pedih siksaannya pada hari
kiamat ialah seorang alim yang Allah menjadikan
ilmunya tidak bermanfaat.” (al-Baihaqy)
ﺗَﻨَﺎﺻَﺤُﻮْﺍ ﻓِﻰ ﺍﻟْﻌِﻠْﻢِ ، ﻭَﻻَ ﻳَﻜْﺘُﻢْ ﺑَﻌْﻀُﻜُﻢْ ﺑَﻌْﻀُﺎ ، ﻓَﺈِﻥَّ ﺧِﻴَﺎﻧَﺔً ﻓِﻰ ﺍﻟْﻌِﻠْﻢِ
ﺃَﺷَﺪُّ ﻣِﻨْﺨِﻴَﺎﻧَﺔٍ ﻓِﻰ ﺍﻟْﻤَﺎﻝِ . ( ﺍﺑﻮ ﻧﻌﻴﻢ )
“Saling berlakulah jujur dalam ilmu dan jangan
saling merahasiannya. Sesungguhnya berkhianat
dalam ilmu pengetahuan lebih berat hukumannya
dari pada berkhianat dalam harta.” (Abu Nu’ai) -
2. Jawaban anniafha
hadis riwayat Ibnu Abdul Barr